Tahun: 2022

Tahun: 2022

dr. RENNY KURNIAWATY BERHASIL MERAIH AWARD TENAGA KESEHATAN TELADAN (NAKESDAN) TINGKAT NASIONAL TAHUN 2022 KATEGORI DOKTER UMUM PUSKESMAS
20 Desember 2022 Tak Berkategori Puskesmas Kawedanan

Salah satu tenaga kesehatan dari Kabupaten Magetan, dr. Renny Kurniawaty, berhasil meraih award Tenaga Kesehatan Teladan (NAKESDAN) Tingkat Nasional tahun 2022 kategori Dokter Umum Puskesmas. Dokter Renny, yang saat ini juga menjadi Kepala UPTD Puskemas Kawedanan berhasil menjuarai kompetisi Tenaga Kesehatan Teladan kategori Dokter Umum Puskesmas dari tingkat Kabupaten Magetan ke tingkat provinsi dengan inovasi

Read More
LAMPU BANKJO MENGANTARKAN PUSKESMAS KAWEDANAN RAIH JUARA 1 LOMBA INOVASI PUSKESMAS TINGKAT KABUPATEN TAHUN 2021
15 Juli 2022 Berita Puskesmas Kawedanan

Upaya Puskesmas Kawedanan dalam Mensukseskan Program Proritas Nasional Bidang Kesehatan terutama Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi terus dilakukan bahkan sejak masih berada dalam kandungan. Tahun 2021 Puskesmas Kawedanan Raih Penghargaan Juara 1 Lomba Inovasi Puskesmas Tingkat Kabupaten dengan meluncurkan Kegiatan Inovasi Lampu Bankjo (Persalinan Aman dengan Penandaan Kartu Abang (Merah) Kuning Dan

Read More
INOVASI UPTD PUSKESMAS KAWEDANAN “LAMPU BANKJO” (PERSALINAN AMAN DENGAN PENANDAAN KARTU ABANG, KUNING, IJO)
17 Juni 2022 SLIDE Puskesmas Kawedanan

Kegiatan inovasi Lampu Bankjo digagas dari kurangnya pemahaman ibu hamil tentang resiko kehamilannya. Sosok ibu hamil masing-masing membawa resiko kehamilan sendiri dengan berbagai faktornya. Deteksi dan pengawasan ibu hamil dengan menggunakan buku KIA. Buku KIA wajib dimiliki oleh setiap ibu hamil dan diberikan penandaan kartu abang kuning ijo dari penilaian skor awal dan bisa berubah skor dengan berjalannya waktu.
Inovasi lampu bankjo ini memberikan sentuhan sederhana kepada buku KIA dengan cara penandaan kartu berwarna merah, kuning dan hijau yang menunjukkan gradasi dari resiko kehamilan pada ibu tersebut. Harapannya ibu hamil datang dengan membawa buku KIA yang telah ditandai dengan kartu yang sesuai faktor resiko kehamilannya yaitu resiko rendah, tinggi dan sangat tinggi sehingg ibu hamil mengerti dan memahami paham akan resiko kehamilannya, keluarga memahami dan menyadari kondisi resiko pada kehamilan Ibu hamil tersebut dan kader mampu melihat meskipun hanya sekilas dari penandaan di buku KIA bahwa ibu hamil tersebut memiliki resiko rendah, tinggi, atau sangat tinngi.
Hal yang lebih penting adalah ketika ibu hamil datang ke fasilitas kesehatan maka petugas yang melayani akan segera tahu kondisi kehamilan tersebut apakah beresiko rendah, tinggi, dan sangat tinggi sehingga lebih cepat untuk mengambil keputusan. Inovasi ini sangat mudah dilakukan dan juga mudah untuk di replikasi, murah karena hanya membutuhkan sedikit tambahan biaya untuk membeli kertas yang berwarna merah, kuning, hijau, namun sangat efektif sekali meningkatkan pemahaman kesadaran bagi ibu hamil dan keluarga.
Selain itu pelayanan Lampu Bankjo juga meringankan untuk mendukung pengawasan oleh tenaga kesehatan dan kader selama kehamilan dan bersalin sehingga dapat bersalin aman nyaman dan selamat. Dari hasil penandaan buku KIA diharapkan ada tindak lanjut dari tenaga kesehatan dalam hal pengawasan dan pemantauan ibu hamil sampai bersalin. Pengawasan dan pendampingan bisa dilakukan dengan penggunaan grup WhatsApp ibu hamil di mana informasi perkembangan ibu hamil bisa diketahui. Penyebaran informasi dan edukasi juga bisa melalui Instagram, Facebook, maupun chating WA, di mana ketiganya ini adalah sentuhan ketika pandemi hadir yaitu dengan adanya Zoomminten pada kelas ibu hamil.

Read More